logo web baru

BROWSING: Feature

Migraine, sakit kepala sebelah

21 Jul 2017 0 comment

Anda tentu pernah menderita migraine atau migren. Bagaimana rasanya? Wow, sangat menjengkelkan dan membingungkan karena cuma sebelah kepala yang sakit. Datang mendadak, tak tahu penyebabnya. Dan tanpa obat, bisa berlangsung berhari-hari.

Ambar (41 tahun), karyawati bank, sering mengeluh setiap menjelang menstruasi selalu menderita sakit kepala sebelah alias migren. Kadang ringan saja, namun seringkali migren berat. Karena itu ia selalu membekal obat antisakit yang dijual bebas di apotek-apotek. Meskipun didera migren setiap bulan, Ambar masih merasa beruntung, karena dua tiga hari sesudahnya ia bisa bersiap-siap menyambut datangnya menstruasi, dan migren menghilang.

Lain lagi dengan Chitra (39 tahun) yang bekerja di perusahaan media massa. Tenggat waktu yang ketat sering membuatnya stres. Dan dapat dipastikan, begitu ia stres tak lama lagi migren datang menderanya. Tapi yang mengherankan Chitra, setelah stres lewat, kadangkala migren masih menyerangnya tanpa diketahui penyebabnya. Sedang memasak di hari Minggu atau santai di Ancol bersama suami dan anak-anak, mendadak tanpa gejala awal migren datang menyerang. Dan karena itu, seperti halnya Ambar ia selalu membekal obat ke mana-mana.

Menurut penelitian para staf di Mayo Clinic, Amerika, penderita migren lebih banyak wanita dibanding pria, lebih dari dua kali lipatnya. Pencetusnya bisa macam-macam mulai dari perubahan hormonal, ‘salah’ makan, sampai obat-obatan. Lamanya pun bervariasi. Jika minum obat, migren akan segera berakhir. Namun jika dibiarkan, migren baru akan mereda setelah 4 – 72 jam. Bayangkan, siapa tahan?

Kita bersyukur bahwa tahun-tahun terakhir ini pengelolaan sakit kepala lantaran migren sudah lebih maju dibanding 10 tahun yang lalu. Walaupun tetap belum bisa disembuhkan, namun pengobatan untuk meredakan rasa sakit, mengurangi frekuensi kekambuhan maupun lamanya serangan, dan menghentikannya segera begitu serangan datang, sudah dapat ditanggulangi. Kombinasi obat-obatan disertai perubahan gaya hidup akan mampu meredakan penderitaan Anda terhadap serangan migren.

Pertanda sebelum menyerang

Gejala sakit kepala yang disebabkan migren berbeda dengan gejala sakit kepala biasa. Karena itu, Anda langsung mengetahui jika serangan migren datang. Berikut beberapa gejala migren:  

  • Sakit kepala (parah atau tidak terlalu parah) pada satu sisi kepala, bisa yang kiri atau yang kanan.
  • Rasa sakitnya dalam bentuk denyut atau dentam.
  • Rasa sakit semakin parah seiring dengan aktivitas fisik.
  • Rasa sakit datang saat Anda dalam keadaan sibuk.
  • Mual dengan atau tanpa muntah.
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara.

Keparahan dan gejala migren tidak selalu sama pada setiap orang. Bisa menyerang setiap bulan saat akan menstruasi, atau beberapa kali dalam sebulan, bahkan hanya satu atau dua kali dalam setahun.

Migren diklasifikasi dalam dua jenis, yaitu common migraine dan classic migraine. Migren biasa (common migraine) dengan gejala seperti di atas lebih sering terjadi, sedangkan migren klasik (classic migraine) adalah sakit kepala sebelah yang didahului dengan pertanda munculnya sejenis ‘aura’ 15 – 30 menit sebelum migren menyerang.

Gejalanya adalah:

  • Seakan-akan menampak kilasan cahaya.
  • Seakan-akan menampak garis-garis zigzag.
  • Mengalami blind spot yang menyebar.
  • Terasa sensasi semutan atau tusukan jarum di salah satu lengan atau tungkai.
  • Kadang merasa lemas dan sulit bicara.
  • Migren juga seringkali memberi pertanda beberapa jam atau sehari sebelum menyerang, berupa:
  • Rasa gembira atau rasa kelebihan energi.
  • Keinginan untuk mengudap makanan manis.
  • Seringkali merasa haus.
  • Mengantuk.
  • Gelisah  atau depresi.  

Pemicu migren
Meskipun belum diketahui dengan pasti penyebabnya, namun ada beberapa faktor yang memicu munculnya migren.

Perubahan hormonal. Meskipun hubungan antara hormon dan sakit kepala belum diketahui dengan jelas, namun fluktuasi kadar estrogen agaknya menjadi pemicu munculnya migren pada banyak wanita. Wanita dengan riwayat migren dalam keluarganya, seringkali mengalami sakit kepala sebelah sebelum menstruasi. Saat itu kadar estrogen drop. Ada juga yang mengalami migren selama kehamilan atau memasuki masa menopause. Penggunaan pil kontrasepsi dan terapi sulih hormon juga dapat memperburuk migren.

Makanan. Beberapa jenis makanan dapat memicu migren meski tidak pada semua orang. Contohnya minuman beralkhol, bir, minuman anggur merah, keju tua, cokelat, acar, gula aspartam, vetsin, kafein, juga makanan kaleng dan makanan yang telah diproses.

Stres. Kondisi stres berat dalam pekerjaan maupun di rumahtangga dapat memicu migren, walaupun setelah itu menjalani relaksasi. Sensitivitas. Cahaya yang sangat terang dan paparan sinar matahari dapat menyebabkan migren. Begitu juga bau-bauan misalnya bau minyak wangi atau wangi bunga, bau cat atau asap rokok.

Perubahan pola tidur. Kurang tidur maupun kebanyakan tidur dapat memicu migren.
Faktor fisik. Pemakaian tenaga yang berlebihan (termasuk aktivitas seksual) dapat memicu munculnya migren.

Perubahan lingkungan hidup. Perubahan cuaca, musim, ketinggian (di gunung), wilayah waktu (time zone) dapat dengan cepat memicu datangnya migren.

Pengobatan. Obat-obat tertentu dapat memperburuk kondisi migren.        

Obat-obatan
Ada obat-obatan yang khusus diciptakan untuk menanggulangi migren, namun juga ada obat-obatan yang ditujukan untuk penyakit lain tetapi bisa digunakan untuk meredakan migren. Obat-obatan yang khusus untuk migren ada dua golongan, yaitu:

Pain-relieving medication, yaitu obat-obatan yang meredakan rasa sakit kepala migren. Diminum ketika rasa sakit menyerang. Obat ini memang dibuat untuk menyetop gejala migren yang sudah terasa.

Preventive medication, adalah obat-obatan yang diminum secara teratur, biasanya satu kali sehari, manfaatnya untuk mengurangi rasa sakit yang parah atau frekuensi kekambuhannya.

Menentukan obat apa yang akan diminum tergantung pada beberapa faktor, yaitu frekuensi dan keparahan rasa sakit yang menyerang, kadar gangguan yang diakibatkan oleh rasa sakit, dan kondisi medis lainnya. Anda bisa memilih preventive therapy jika setiap bulan Anda mengalami serangan migren dua atau tiga kali, atau jika pengobatan dengan pain-relieving medication tidak ada hasilnya. Atau jika Anda mengalami gejala penampakan ‘aura” atau hambatan gerak. Ada beberapa obat-obat migren yang tidak dianjurkan bagi wanita hamil. atau sedang menyusui. Demikian juga dibedakan obat-obatan migren untuk anak-anak.

Menghindari migren
Jika Anda sering menderita migren, pikirkan cara untuk menghindarinya. Perubahan gaya hidup dapat mengurangi frekuensi dan keparahan serangan. Hindari pencetus. Beberapa jenis makanan dapat menjadi pencetus migren atau sakit kepala. Demikian juga bau-bauan. Cobalah untuk mengenali makanan atau bau yang menjadi pencetus, lalu coba menghindarinya.  

Olahraga teratur. Senam aerobik secara teratur dapat mengurangi ketegangan/stres sehingga dapat membantu menghindari serangan sakit kepala/migren. Selain senam earobik, Anda dapat memilih jalan kaki, berenang, atau bersepeda. Lakukan pemanasan sebelum mulai olahraga dan lakukan pendinginan sesudahnya.

Kurangi efek estrogen. Jika Anda wanita yang selalu mendapat serangan migren setiap bulan, agaknya faktor hormon estrogen menjadi pencetusnya. Sebaiknya Anda tidak lagi melakukan pengobatan dengan estrogen, misalnya pil KB atau terapi sulih hormon.

Pengobatan komplementer
Ada beberapa pengobatan komplementer yang diakui apra ahli mampu meredakan sakit kepala atau migren.

  • Akupunktur. Dilakukan ulang beberapa kali, sampai frekuensi dan keparahan mereda.
  • Biofeedback. Dipercaya efektif menyembuhkan rasa sakit kepala sebelah akibat migren. Teknik relaksasi ini mengajarkan kita mengontrol dan memonitor respons fisik tertentu seperti ketegangan otot. Teknik ini manjur jika dikombinasikan dengan obat-obatan preventif (preventive medication).
  • Pijat. Meskipun pijat manjur untuk mengurangi stres dan ketegangan, namun tidak cukup manjur untuk menghilangkan sakit kepala. Mereka yang otot-otot di belakang kepala, leher, dan bahu dalam kondisi tegang, pijat dapat mengurangi sakit kepala dan migren.

Herba, vitamin, mineral. Ada beberapa jenis herba yang dapat meredakan dan mengurangi sakit kepala. Untuk itu, Anda dapat menghubungi herbalis. Dosis tinggi riboflavin (vitamin B2) terbukti dapat melindungi dari migren dengan cara mempengaruhi sel-sel otak. Juga ada bukti bahwa suplemen koenzim Q10 bermanfaat bagi beberapa orang. Sedangkan suplemen magnesium sulfat mampu mengurangi frekuensi serangan pada beberapa orang.

Manipulasi seviks. Ini adalah cara kairopraktik (chiropractic) yang dipercaya efektif mengobati migren. Jika Anda secara teratur mendapat kunjungan migren, maka berdamailah dengannya. Demikian nasehat para ahli, karena hidup bersama migren merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi setiap waktu. Migren datang dan pergi tanpa dapat diprediksi. Namun tak perlu putus asa. Ubahlah gaya hidup Anda lebih sehat dan seimbang. Hindari makanan pencetus migren, berolahragalah dengan teratur dan terukur, sempatkan tidur dan istirahat pada waktunya, kelola stres, dan percayalah Anda akan terhindar dari  migren. (N)

 

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found